oleh
Mohamad Hafifudin,QH.,S.Pd
Materi Pelatihan Microsoft Office Advanced (refisi
ke 2)
Oleh: M. HAFIFUDDIN, S.Pd
26 Januari 2013
T U T O R I A L
MICROSOFT OFFICE EXEL 2007
Lembaga Kursus Bahasa Asing dan Komputer “Bahrul
Ulum” NW
Menangabaris Desa Gunung Malang Pringgabaya Lotim
PERTEMUAN I
PENGENALAN SHEET
Microsoft Excel
merupakan program aplikasi
spreadsheet (lembar kerja elektronik). Fungsi dari
Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat
mempresentasikan data kedalam bentuk tabel.
1 Aktifkan komputer terlebih dahulu 1 Klik tombol Start pada taskbar 1 Pilih
menu All
Program, Pilih Microsoft Office 1 Kemudian klik Microsoft Excel 2007
Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007
□
Judul
Judul
menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama file dari lembar kerja yang
aktif.
□
Office Button
Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang standar
misalnya membuat dokumen baru,
membuka dokumen lama, menyimpan, mencetak dan mempublish dokumen.
□
Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)
Merupakan
sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk mempercepat akses berkomunikasi dengannya
misalnya menyimpan, mencetak dan sebagainya
□
Toolbar
Merupakan
deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili perintah dan berfungsiuntuk mempermudah
dan mengefisienkan pengoperasian program.
□
Help
Bila
kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda pada tempat tersebut.
Ms
Excel akan
memberikan alternatif jawaban terhadap pertanyaan yang dimaksud.
□
Lembar Kerja (Workbook)
Baris
ini berisikan informasi halaman, section, letak insertion point dan tombol
pengendali.
□
Cell
Cell merupakan
□ Nomor
Baris
□ Nomor
Kolom
□ Nama
Range
□ Fungsi
□ Penggulung
vertical dan horisontal
Untuk
memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan menggulung layar vertikal
dan horisontal.
2. Menginputkan Data Dalam Sel
Ø
1 Pilih / klik sel tempat data yang akan
dimasukkan 1
Ketikan data yang akan dimasukkan 1 Tekan enter untuk mengakhirinya
Ø
1 Untuk mengedit data yang telah diketik,
tekan F2 atau Double
klik di sel yang mau di edit
Ø 1
Untuk menghapus data dalam sel, tekan tombol Delete
di keyboard
3. Menformat kolom dan baris
a. merubah ikuran kolom
-
Letakkan pointer
di pembatas kolom
yang ingin dirubah
ukurannya, lalu drag sesuai dengan ukuran yang di inginkan.
-
Jika ingin merubah ukuran kolom lebih dari satu
kolom, maka blok kolom yang ingin dirubah
kolomnya menggunakan mouse
atau menggunakan tombol keyboard.
-
Kemudian
klik tab Home
dan klik icon
Format => Column Width =>
Isi lebar kolom dan tekan Ok
b.
merubah
ukuran baris
- Letakkan pointer
di pembatas baris
yang ingin dirubah
ukurannya, lalu drag sesuai dengan ukuran yang di inginkan
- Jika ingin
merubah ukuran baris
lebih dari satu
baris, maka blok
baris yang ingin dirubah menggunakan
mouse atau menggunakan tombol keyboard.
- Kemudian
klik tab Home dan klik icon Format => RowHeight => Isi lebar Baris dan tekan Ok
4. Sheet (lembar kerja)
a. Menambah
sheet baru: Klik di Icon New atau tekan
CTRL + N
b. Mengganti
nama sheet: Klik kanan di sheet yang ingin diganti namanya => Pilih Rename
c.
Menghapus sheet : Klik kanan di sheet yang
ingin dihapus => Pilih Delete
5. File
a. Menyimpan File: Klik Office button => Save / Save
as => tulis nama file => OK
b. Membuka
File: Klik Office button => Open => Tentukan directory => Pilih salah
satu file
Latihan 1
a. buatlah
di sheet 1 kolom B2
b. buatlah
dalam sheet 1 kolom G2
c. Gantikan
nama Sheet 1 dengan Latihan 1
d. Simpanlah
dalam folder DATA EKSTRAKURIKULER,
sesuai dengan kelompok masing- masing dengan nama LATIHAN EXCEL
e. Buka
kembali file Latihan-1 yang telah tersimpan
PERTEMUAN II
MEMFORMAT CELLS
1.
Mencopy
dan memindahkan sel
a.
Mengcopy Sel
-
Blok sel yang ingin di-Copy => Pilih Tab
Home => Copy atau (Ctrl + C)
-
Pilih sel untuk menempatkan hasil copy-an
-
Pilih tab home => Paste atau (Ctrl + V) untuk mengeluarkan isi
copy-an
b. Memindahkan
Sel
- Blok sel
yang ingin dipindahkan => Pilih tab home => Cut (Ctrl + X)
- Pilih
sel yang baru untuk meletakkan hasil pindahan => Pilih tab home => Paste
(Ctrl + V)
2.
Membuat
nomor dan bulan berurut
-
Ketik
angka atau bulan pertama pada sel yang diinginkan
-
Ketik angka atau bulan kedua pada sel
selanjutnya (berurutan)
-
Blok kedua sel tersebut secara berurutan
-
Letakkan pointer pada sudut kanan bawah hingga
keluar tanda tambah lalu geser atau tarik kemana yang diinginkan
3.
Menggabungkan
cells
-
Blok sel yang ingin digabungkan => Pilih
tab home => marge cells
4.
Membuat
garis table
-
blok cells yang akan diberikan garis =>
pilih tab home => click tanda panah buttom border => pilih model garis
yang diinginkan
5.
Membuat
symbol mata uang
-
blok angka yang akan diberikan symbol mata uang
=> pilih tab home => klik tanda panah pada symbol mata uang pada tool
number = pilih jenis mata yang digunakan
Latihan 2
PERTEMUAN III
FUNGSI PERHITUNGAN
1.
Operator
matematika
operator
matika yang digunakan adalah:
=345+231
(lalu tekan enter)
=345-231
(tekan enter)
=345/4
(tekan enter)
=4*4
(tekan enter)
=8^3
(tekan enter)
=5%
(tekan enter)
|
Lambang
|
Fungsi
|
+
|
Penjumlahan
|
|
-
|
Pengurangan
|
|
/
|
Pembagian
|
|
*
|
Perkalian
|
|
^
|
Perpangkatan
|
|
%
|
Persentase
|
Note: Setiap penulisan rumus selalu diawali
dengan tanda sama dengan
( = ),
dan setelah siap memasukkan rumus harus menekan Enter
2.
Fungsi
SUM(….)
Fungsi Sum
digunakan untuk melakukan
penjumlahan sekumpulan data
pada suatu range. Bentuk
penulisannya : = SUM(number1, number2,
……)
Contoh
: = SUM(4,8,9) => Tekan Enter
3.
Fungsi
MAX(….)
Fungsi Max
digunakan untuk mencari
nilai tertinggi dari
sekumpulan data (range).
Bentuk penulisannya
adalah : =MAX(number1,number2,……)
Contoh :
=MAX(14,25,21) => Tekan Enter
4.
Fungsi
MIN(….)
Fungsi Min
digunakan untuk mencari
nilai terendah dari
sekumpulan data (range).
Bentuk
penulisannya adalah : =MIN(number1, number2,……)
Contoh :
=MIN(40,5,2) => Tekan Enter
5.
Fungsi
COUNT
Fungsi Count
digunakan untuk menghitung
jumlah data dari
suatu range yang
dipilih.
Bentuk
penulisannya adalah : =COUNT(value1, value2,…..)
Contoh :
=COUNT(2,2,2,2,2,2,2) => Tekan Enter
6.
Fungsi
ROUND
Fungsi Round
digunakan untuk membulatkan
bilangan ke digit
tertentu.
Bentuk penulisannya
adalah : =ROUND(number,num_digits)
Contoh :
=ROUND(123.4567,1) => Tekan
Enter
7.
Fungsi
SQRT
Fungsi
Sqrt digunakan untuk menghasilkan suatu nilai akar kwadrat dari suatu bilangan.
Bentuk
penulisannya adalah : =SQRT(number)
Contoh : =SQRT(9) => Tekan Enter
8.
Fungsi
POWER
Fungsi Power
digunakan untuk menghasilkan
suatu bilangan yang
dipangkatkan.
Bentuk
penulisannya adalah : = Power(number,power)
Contoh :
=POWER(6,2) => Tekan Enter
9.
Fungsi
AVERAGE
Fungsi
Average digunakan untuk menghitung nilai-nilai rata-rata.
Bentuk
penulisannya adalah : =AVERAGE(number1, number2,…)
Contoh :
=AVERAGE(10,5) => Tekan Enter
10.
Fungsi
Sumsq
Fungsi Sumsq
digunakan untuk mempangkatduakan angka
dalam argument dan memberikan jumlah
dari pemangkatan.
Bentuk penulisannya
adalah : =SUMSQ(number1,number2,…)
Contoh :
=SUMSQ(3,4) 32 + 42 = 9 +
16 = 25
Latihan III
PERTEMUAN IV
FORMAT KARAKTER
1. Data Sort (Mengurutkan data)
Langkah mengurutkan suatu data adalah :
-
Blok seluruh data yang ingin diurutkan =>
Pilih tab Data => klik icon Sort => Klik AZ untuk pengurutan Ascending
(diurutkan berdasarkan dari kecil ke yang besar) dan Klik ZA untuk pengurutan
Descending (diurutkan berdasarkan dari besar ke yang kecil) => Ok
2.
DATA
FILTER (Menyaring Data)
Langkah
menyaring suatu data adalah :
-
Blok seluruh data dalam tabel => Pilih tab
Data => Klik icon Filter (Untuk menghilangkan tanda klik kembali icon Filter)
Latihan IV
Buatlah Nama orang sebanyak 25 baris
PERTEMUAN V
FUNGSI LOGIKA
Fungsi logika
atau bersyarat memungkinkan
kita menguji persyaratan
dalam sel. Fungsi bersyarat
ini adalah suatu
kondisi atau =IF
yang hasilnya bergantung
pada benar atau salahnya
pengujian. Fungsi Logika memerlukan operator perbandingan yaitu :
= :
(sama dengan)
< :
(lebih kecil dari)
> :
(lebih besar dari)
<= : (lebih
kecil sama dengan)
>= : (lebih
besar sama dengan)
<> : (tidak
sama dengan)
IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)
Untuk memilih
di antara dua
nilai berdasarkan dua
kondisi yaitu kondisi
benar atau kondisi salah.
a. Fungsi If Tunggal
Contoh 1
: =IF(A2>50,”Naik Kelas”,”Tinggal
Kelas”)
Artinya jika
nilai sel A2
lebih besar dari
50, maka dinyatakan
“Naik Kelas”, sebaliknya
jika nilai sel A2 kurang dari 50 maka dinyatakan “Tinggal Kelas”.
b. Fungsi If Majemuk
Contoh
:
=IF(C4=”A”,”ISTIMEWA”,IF(C4=”B”,”BAIK”,IF(C4=”C”,”CUKUP”,”KURANG”)))
Artinya jika pada
sel C4 nilainya
A maka hasilnya
“ISTIMEWA”, jika pada
sel C4 nilainya
B maka hasilnya
“BAIK”, jika pada
sel C4 nilainya
C maka hasilnya “CUKUP”, atau selain kondisi diatas maka akan
menghasilkan nilai “KURANG”..
Latihan V
Ketentuan :
1. Jenis
Kelamin : @ Jika P maka
jenis kelaminnya Pria @ Jika W maka
jenis kelaminnya Wanita
2. Pekerjaan
Ortu : @ Jika Kodenya PN maka pekerjaan
ortunya Pegawai Negeri
@ Jika
Kodenya WR maka pekerjaan ortunya Wiraswasta
@ Jika
Kodenya PS maka pekerjaan ortunya Pegawai Swasta
@ Jika
Kodenya BR maka pekerjaan ortunya Buruh
3. Keteranga : @ Jika
nilainya > 50 maka
keterangannya Lulus
@
Jika nilainya < 50 maka keterangan Gagal
PERTEMUAN VI
MEMBUAT GRAFIK
Grafik
(Chart) biasanya sering
digunakan untuk mengetahui
suatu kenaikan atau penurunan dari
angka-angka yang terjadi
pada suatu data, apakah data
tersebut semakin lama semakin
meningkat atau semakin menurun.
1.
Grafik Column / Batang
Adapun contoh
grafik column yang
akan kita pelajari
adalah seperti yang
tertera dibawah ini. Sebelum
membuat suatu grafik, terlebih dahulu harus membuat sebuah tabel.
Langkah
- langkah dalam membuat grafik column adalah :
-
Terlebih dahulu buat table data dan blok isi
data didalam tabel yang ingin dibuat grafik
-
klik menu tab insert dan pilih jenis grafik
yang diinginkan (grafik kolum batang, grafik pie / pizza lingkaran dll)
-
Tentukan judul presentasi dengan mengklik
bentuk layout yang diharapkan
Latihan VI
1.
Buat grafik sesuai dengan table dibawah dengan
menggunakan grafik kolom batang dan grafik pie / pizza lingkaran
PERTEMUAN VII
FUNGSI
LOOKUP
1.
VLOOKUP
Fungsi Vlookup ini
digunakan untuk membaca
tabel secara vertical
(tegak). Bentuk penulisannya
adalah :
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])
Contoh Vlookup :
-
Untuk mencari kolom lulusan, maka
ketik rumus =Vlookup(C3,$G$6:$I$9,2) Dimana C3 (kolom C baris 3) merupakan Sel
Kode di dalam Tabel Gaji Karyawan,
kemudian data yang ada dalam Tabel Perbandingan harus diblok/ditandai,
agar data dapat terbaca di
dalam Tabel Gaji
Karyawan. Untuk memunculkan
simbol dollar ketika data diblok,
tekan F4 di keyboard. Di ujung rumus
ketik letak kolom lulusan (kolom 2).
-
Untuk mencari
kolom gaji ketik
rumus
=Vlookup(C3,$G$6:$I$9,3),
maka caranya sama seperti
diatas. Namun yang
berbeda adalah diujung rumus, ketik letak kolom gaji (kolom 3).
2.
HLOOKUP
Fungsi Hlookup ini
digunakan untuk membaca
tabel secara horizontal
(mendatar). Bentuk penulisannya adalah :
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup]) Contoh
Hlookup :
-
Untuk mencari kolom Jabatan, maka
ketik rumus =Hlookup(B4,$F12$J$14,2)
Latihan VII
Ketentuan :
☺ Isi Nama Ruang
dan Nama Pengawas dengan menggunakan tabel Vlookup
☺ Isi Nilai Ujian dengan menggunakan tabel Hlookup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar